Real Madrid menang dalam uji coba pramusim di Santiago

with No Comments
Real Madrid menang dalam uji coba pramusim di Santiago
Real Madrid menang dalam uji coba pramusim di Santiago

Real Madrid menang dalam uji coba pramusim di Santiago, Real Madrid menang 5-3 atas Stade de Reims pada uji coba bertajuk Trofeo Santiago Bernabeu, Selasa (16/8/2016).

Laga uji coba ini menjadi kali terakhir bagi Madrid sebelum memulai kiprah pada La Liga 2016-2017. Pada masa pramusim, Madrid juga meraih tiga kemenangan dan menderita satu kekalahan.

Steaua sebenarnya unggul terlebih dahulu lewat Pablo Pablo Chavarría pada menit ketujuh. Bola tembakan dia dari luar kotak mengarah ke pojok kiri atas gawang.

Kedudukan 1-0 untuk keunggulan tim tamu hanya bertahan empat menit gara-gara aksi Nacho. Nama terakhir menanduk bola sodoran Toni Kroos dari sepak pojok untuk menyamakan skor.

Lewat sepak pojok pula, Madrid mencetak gol kedua dan ketiga. Pada menit ke-39, Sergio Ramos memanfaatkan assist Kroos. Adapun enam menit berselang, giliran Marcelo memberikan servis kepada Alvaro Morata.

Real Madrid menang dalam uji coba pramusim di Santiago

 

Skor 3-1 untuk keunggulan Madrid sekaligus menutup paruh pertama.

Setelah jeda, masing-masing tim mencetak dua gol. Serupa paruh pertama, Reims menggebrak lebih dahulu lewat lesakan Remi Oudin pada menit ke-48.

Gol itu dibalas Madrid lewat James Rodriguez pada menit ke-60 dan Mariano pada menit ke-80. Caranya serupa, yakni tembakan dari tengah kotak penalti.

Di antara dua gol terakhir Madrid, Reims sempat mencetak gol pula melalui tandukan Odair Fortes. Pertandingan pun berakhir dengan skor 5-3 untuk kemenangan Madrid.

 

Real Madrid menang dalam uji coba pramusim di Santiago

Kabar berita lainnya,

Mantan Presiden FIFA, Joao Havelange, mengembuskan napas terakhirnya di Rio de Janeiro, Brasil, pada Selasa (16/8/2016).

Havelange, yang lahir pada 8 Mei 1916, meninggal dunia pada usia 100 tahun lantaran kondisi kesehatan yang mulai menurun. Pada 2013, ia harus menjalani perawatan di rumah sakit karena penyakit infeksi paru-paru.

Havelange merupakan Presiden FIFA ke-7 yang menjabat pada periode 1974-1998. Pria berkebangsaan Brasil itu menjadi Presiden FIFA pertama yang bukan berasal dari Benua Eropa.

Selama kepemimpinan Havelange, FIFA mengadakan enam turnamen Piala Dunia. Ia juga diketahui sebagai sosok yang mengubah jumlah peserta Piala Dunia dari 16 menjadi 32 tim.

Kemudian pada Juni 1998, posisi Havelange digantikan oleh Sepp Blatter. Havelange pun dinobatkan sebagai Presiden Kehormatan FIFA.

Memasuki 2013, Havelange sepenuhnya mengundurkan diri dari FIFA, menyusul keterlibatannya dalam kasus dugaan suap.

Selain itu, Havelange juga merupakan mantan anggota Komite Olimpiade Internasional (IOC). Ia tercatat aktif sebagai anggota di IOC pada 1963 hingga 2011.

Semasa muda, Havelange pernah membela Brasil di cabang renang pada Olimpiade 1936 di Berlin, Jerman. Tak hanya itu, Havelange juga tergabung dalam tim polo air Brasil pada Olimpiade 1952 di Helsinki, Finlandia.

Havelange pun ditunjuk sebagai Ketua Kontingen Brasil pada Olimpiade 1956 di Melbourne, Australia.

Sebuah stadion di Rio de Janeiro, yakni Stadion Olimpiade, berubah nama menjadi Stadion Olimpiade Joao Havelange untuk menghormati dedikasi sang mantan Presiden FIFA.